Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 Agustus 2019•Update: 08 Agustus 2019
Mehmet Tosun, Beyza Binnur Donmez
ANKARA
Pejabat militer Turki dan Amerika Serikat sepakat bahwa zona aman di Suriah utara akan menjadi koridor perdamaian bagi para pengungsi yang ingin pulang ke rumah mereka, Kementerian Pertahanan Nasional Turki, Rabu.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian pertahanan mengatakan bahwa para pejabat telah merampungkan poin-poin penting dari zona aman pada pertemuan di Ankara.
"Implementasi segera langkah-langkah untuk mengatasi masalah keamanan Turki dibahas secara rinci," kata kementerian.
Rencananya, sebuah Pusat Operasi Gabungan di Turki akan dibentuk untuk mengkoordinasikan dan mengelola pembentukan zona aman.
Kedutaan Besar AS di Ankara juga mengonfirmasi bahwa para pihak sepakat untuk segera mengimplementasikan langkah-langkah awal guna mengatasi masalah keamanan Turki dan mendirikan Pusat Operasi Gabungan di Turki untuk mengkoordinasikan pembentukan zona aman.
Pernyataan itu menambahkan bahwa zona aman akan menjadi koridor perdamaian bagi warga Suriah yang terlantar yang ingin kembali ke negara mereka.
Suriah dirundung konflik sejak 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang kelompok pro-demokrasi dengan brutal.
Sejak itu, menurut PBB, ratusan ribu orang tewas dan lebih dari 10 juta orang mengungsi.