Maria Elisa Hospita
17 Juli 2020•Update: 21 Juli 2020
Merve Aydogan
ANKARA
Organisasi Intelijen Nasional Turki menyelamatkan lima warga Moldova dari kelompok teroris YPG/PKK di Suriah Utara.
Natalia Barkal dan empat anaknya terjebak di kamp al-Hawl sejak awal tahun lalu karena bentrokan yang sedang berlangsung di Suriah.
Operasi penyelamatan itu dilakukan oleh unit intelijen Turki yang bekerja sama dengan Dinas Keamanan dan Intelijen Moldova setelah pemerintah Moldova meminta bantuan Turki untuk menyelamatkan warganya.
Pascaoperas tersebut, Presiden Moldova Igor Dodon berterima kasih kepada rekan sejawatnya dari Turki Recep Tayyip Erdogan.
Barkal dan suaminya yang berasal dari Suriah, tinggal dan bekerja di Moldova hingga 2013, memutuskan untuk tinggal di distrik Manbij, Provinsi Aleppo, Suriah.
Suami Barkal terbunuh pada akhir 2017 saat bentrokan militer di Suriah, kemudian Barkal beserta keempat anaknya terjebak di kamp al-Hawl sejak Januari 2019.