Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
27 Januari 2020•Update: 27 Januari 2020
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan belasungkawa kepada keluarga legenda bola basket Kobe Bryant, yang tewas dalam kecelakaan helikopter di Calabasas, California, Minggu pagi.
"Kobe Bryant, salah satu pemain bola basket terbaik sepanjang masa, baru saja memulai hidup. Dia sangat mencintai keluarganya dan memiliki semangat yang kuat untuk masa depan," kata Trump di Twitter.
Helikopter yang ditumpangi Bryant jatuh dalam kondisi berkabut dan kemudian terbakar.
"Kehilangan putrinya yang cantik, Gianna, membuat momen ini semakin menyedihkan. Saya dan Melania mengirimkan belasungkawa terhangat kami kepada Vanessa dan keluarga Bryant yang luar biasa. Semoga Tuhan menyertai kalian semua!" kata Trump.
Menurut Departemen Sheriff Los Angeles, kecelakaan itu menewaskan sembilan orang, termasuk putri Bryant yang berusia 13 tahun, Gianna, dan pelatih bisbol Orange Coast College John Altobelli.
Setelah mendengar berita tragis itu, legenda Chicago Bulls Michael Jordan menyampaikan rasa dukanya lewat media sosial.
"Kata-kata tidak dapat menggambarkan rasa sakit yang saya rasakan. Saya mencintai Kobe - dia seperti saudara kecil bagi saya," ungkap Jordan.
Komisioner NBA Adam Silver merilis pernyataan yang mengatakan bahwa keluarga besar NBA merasa terpukul.
Mantan rekan setim Kobe, Shaquille O'Neal, yang memenangkan tiga kejuaraan bersama pada 2000, 2001 dan 2002, juga mengekspresikan kesedihannya melalui Instagram.
"Tidak ada kata-kata yang bisa mengungkapkan rasa sakit yang saya alami sekarang dengan momen tragis dan sedih kehilangan teman, saudara, rekan saya dalam memenangkan kejuaraan, kawan dan sahabat saya," tulis O'Neal.