Maria Elisa Hospita
30 April 2019•Update: 30 April 2019
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin meminta Senat untuk menyetujui Makedonia Utara sebagai anggota aliansi NATO yang ke-30.
"Saya meminta persetujuan Senat untuk meratifikasi Protokol Pakta Pertahanan Atlantik Utara tentang Aksesi Republik Makedonia Utara," kata Trump dalam sebuah pernyataan.
Protokol aksesi ditandatangani oleh semua negara anggota NATO di Brussel pada 6 Februari.
"Ratifikasi penuh dari Protokol akan memungkinkan Makedonia Utara untuk menjadi partisipan Pakta Pertahanan Atlantik Utara dan anggota NATO," ujar Trump.
Dia menyebut Makedonia Utara sebagai "mitra keamanan AS" yang kuat.
"Saya meminta Senat untuk memberikan saran dan persetujuannya. Pemerintahan saya siap memberi pengarahan dan membantu Anda dalam pertimbangan Anda," kata presiden AS.
Makedonia Utara, yang sebelumnya dikenal sebagai Makedonia, mengganti namanya di bawah Perjanjian Prespa dengan Yunani pada Juni 2018.
Yunani, baik anggota NATO dan Uni Eropa, sejak lama menentang nama resmi Makedonia, karena Yunani memiliki wilayah di utara dengan nama yang sama.
Karena sengketa nama itulah, ambisi Makedonia untuk bergabung dengan NATO dan Uni Eropa menjadi terhambat.