Maria Elisa Hospita
07 November 2019•Update: 07 November 2019
Erdogan Cagatay Zontur
ANKARA
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menolak permintaan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengizinkan bantuan AS ditransfer ke pasukan keamanan Palestina.
Trump justru memberi tahu para penisahatnya bahwa Netanyahulah yang harus membayarnya sendiri.
"Jika itu memang penting bagi Netanyahu, maka dia harus membayar ke Palestina USD12 juta," ujar Trump.
Situs berita Axios mengklaim Departemen Luar Negeri AS sudah sadar sejak sekitar enam bulan lalu bahwa bantuan sebesar USD12 juta untuk pasukan keamanan Palestina belum digunakan sama sekali.
Departemen menyadari situasi tersebut setelah Duta besar Israel untuk AS Ron Dermer dan pejabat Israel lainnya mengatakan kepada rekan-rekan mereka di Amerika bahwa mereka ingin dana itu ditransfer untuk membantu pasukan keamanan Palestina yang bekerja untuk Israel di Tepi Barat.
Sehubungan dengan kebijakan Trump untuk memotong dana bantuan, Deplu pun menegaskan bahwa keputusan itu harus diselesaikan oleh sang presiden sendiri.
Selama dua tahun terakhir, pemerintahan Trump secara bertahap memangkas semua dana bantuan untuk Palestina.
Sementara itu, pemerintahan Netanyahu meminta pemerintahan Trump untuk menghentikan bantuan di bawah Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA).