11 Juli 2017•Update: 11 Juli 2017
Michael Hernandez
WASHINGTON
Presiden Donald Trump mengucapkan selamat kepada Irak dan perdana menteri atas “kemenangan atas teroris yang merupakan musuh seluruh warga sipil” setelah Irak mendeklarasikan kemerdekaan dari Daesh di ibukota Irak terdahulu.
“Kami meratapi ribuan warga Irak yang dibunuh secara brutal oleh ISIS dan jutaan warga Irak yang menderita di tangan ISIS,” kata presiden AS dalam pernyataannya.
“Kami, Amerika Serikat dan Koalisi Global dengan bangga berdiri bersama pasukan keamanan Irak dan semua orang yang telah berperan mewujudkan momen pembebasan ini,” tambah Trump.
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi secara resmi mendeklarasikan kemerdekaan atas Daesh di kota yang sebelumnya diperebutkan, Senin.
“Saya menyatakan kemenangan ini dari jantung kota Mosul. Saya mengumumkan jatuhnya Daesh di Mosul,” kata al-Abadi.
Dalam pernyataannya, Trump mengklaim perjuangan usaha anti-Daesh yang dipimpin AS telah menunjukkan lebih banyak kemajuan dalam enam bulan sejak ia menjabat dibandingkan dengan tahun-tahun sejak ISIS menjadi ancaman besar.
“Kemenangan di Mosul, kota di mana ISIS pernah mendeklarasikan “khalifah” mereka, untuk menandai hari-hari mereka di Irak dan Suriah. Kami akan terus memerangi ISIS hingga ke akar-akarnya,” kata Trump lagi.
Saat ini koalisi pimpinan AS tengah menyokong tentara Suriah untuk memukul mundur Daesh di Raqqa, Suriah.