11 Juli 2017•Update: 11 Juli 2017
DIYARBAKIR, Turki
Pengadilan di Turki tenggara telah membebaskan seorang anggota parlemen Partai Rakyat Demokratik (HDP) dari tiga tuduhan, Selasa.
Kepala jaksa penuntut umum di provinsi Diyarbakir tenggara telah menuntut 20 tahun hukuman penjara bagi Leyla Zana, anggota parlemen dari provinsi Agri timur.
Dalam sidang ke lima, pembebasan atas semua tuntutan itu dilakukan berdasarkan "bukti yang tidak mencukupi untuk sebuah penahanan".
Menurut kepala jaksa penuntut umum di Diyarbakir, Zana dituduh menjadi anggota kelompok teroris bersenjata, menyebarkan propaganda teroris dan ikut perkumpulan illegal.
Zana ditahan pada 8 Februari karena gagal memenuhi panggilan untuk hadir terkait penyelidikan kontra-terorisme. Dia dibebaskan di bawah kontrol pengadilan pada hari yang sama.
Pemerintah telah menuduh HDP terkait dengan PKK, yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.
Beberapa deputi HDP, termasuk pemimpin partai Figen Yuksekdag dan Selahattin Demirtas, ditangkap November tahun lalu karena diduga gagal bekerja sama dalam penyelidikan kontra-terorisme.
Anggota parlemen mulai menghadapi tuntutan di bawah undang-undang anti-terorisme setelah kekebalan parlemen mereka dicabut pada bulan Maret 2016 silam.
Dilansir oleh Aziz Aslan, ditulis oleh Kubra Chohan