Amir Latif Arain
22 April 2021•Update: 22 April 2021
KARACHI
Sedikitnya tiga orang tewas dan lebih dari selusin lainnya terluka akibat ledakan di tempat parkir sebuah hotel bintang lima di barat daya Pakistan pada Rabu malam, kata laporan polisi.
Ledakan di kota Quetta juga menghancurkan beberapa kendaraan di mana pecahan kaca dan potongan logam terlihat berserakan di lokasi tersebut, menurut rekaman yang disiarkan oleh penyiar lokal Dawn News.
Gumpalan api dan asap mengepul ke udara saat petugas pemadam kebakaran berusaha untuk memadamkan kobaran api. Petugas penyelamat terlihat menempatkan korban yang terluka dan tewas di tandu dan memindahkan mereka ke ambulans.
Mengkonfirmasi jumlah korban tewas, kepala polisi Quetta Azhar Akram mengatakan kepada wartawan bahwa tidak ada pejabat asing yang menginap di hotel tersebut.
Namun, Menteri Dalam Negeri Sheikh Rasheed Ahmed mengatakan duta besar China untuk Pakistan sempat menginap di hotel tersebut, tetapi pada saat ledakan terjadi dia tidak hadir di sana. “Duta besar aman,” kata Rasheed kepada wartawan.
Tidak ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, meski militan Taliban dan kelompok separatis Baloch telah lama aktif di wilayah tersebut, yang merupakan jalur utama dari proyek Koridor Ekonomi China Pakistan (CPEC) bernilai miliaran dolar.
Polisi sedang menyelidiki motif ledakan itu. Laporan awal menunjukkan bahwa bahan peledak ditanam di kendaraan yang diparkir.
Pejabat kesehatan khawatir akan meningkatnya korban karena kondisi beberapa korban luka dalam kritis.
Selama dekade terakhir, provinsi Balochistan - terutama ibu kotanya Quetta - telah menghadapi gelombang kekerasan yang mematikan di mana lebih dari 2.200 orang tewas, menurut media lokal.