Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 November 2019•Update: 01 Desember 2019
Omer Koparan
TAL ABYAD, Suriah
Teroris YPG/PKK menutup sekolah untuk mengubahnya menjadi pangkalan militer di Distrik Tal Abyad, Suriah.
Vail Hamdo, kepala dewan lokal, mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa kelompok itu menutup sekolah untuk merekrut para pemuda di Tal Abyad, Raqqa, sebelum dibebaskan dari teroris oleh operasi anti-teror Turki di Suriah utara.
Sebuah rekaman video menunjukkan bahwa sekolah-sekolah yang ditutup oleh YPG/PKK digunakan sebagai markas militer dan kelompok teror itu menggali banyak terowongan di bawah sekolah untuk mencapai perbatasan Turki.
"Mereka menghapus pendidikan di Tal Abyad untuk menghilangkan pendidikan anak muda dan menggunakannya sebagai 'bahan bakar' untuk perang teroris mereka sendiri. Mereka ingin menciptakan pemuda yang menganggur dan bodoh," kata Hamdo.
Tal Abyad dibebaskan dari teroris YPG/PKK oleh Angkatan Bersenjata Turki dan Tentara Nasional Suriah pada 13 Oktober selama operasi anti-teror Turki di Suriah utara.
Turki meluncurkan Operasi Mata Air Perdamaian pada 9 Oktober untuk mengamankan perbatasannya dengan menghilangkan unsur-unsur teroris guna memastikan kembalinya pengungsi Suriah dengan aman dan integritas wilayah Suriah.
Dalam lebih dari 30 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK - yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa - bertanggung jawab atas kematian sekitar 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak dan bayi.