Dandy Koswaraputra
21 Agustus 2018•Update: 21 Agustus 2018
Ovunc Kutlu
NEW YORK
Tarif Presiden AS Donald Trump akan berdampak negatif pada ekonomi Amerika, kata sebuah survei, Senin.
Dalam survei yang dirilis oleh National Association for Business Economics (NABE), 91 persen ekonom mengatakan tarif yang saat ini diberlakukan AS akan berdampak negatif terhadap ekonomi Amerika.
Lebih dari 65 persen dari anggota Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) mengatakan AS dampak kebijakan tersebut tidak menguntungkan ekonomi AS.
Sementara renegosiasi NAFTA sudah dimulai tahun lalu dan belum dapat disimpulkan, tarif Trump sudah membebani hubungan antara AS dan China, Kanada, Meksiko, Uni Eropa, dan baru-baru ini sekutu NATO yang kuat Turki.
Sekitar 74 persen pendapat survei mengatakan kebijakan ekonomi dibuat untuk mengurangi ketimpangan pendapatan, sementara 60 persen mengatakan mereka percaya kebijakan ekonomi dibuat lebih banyak untuk mengurangi perubahan iklim.
Trump mengumumkan pada Juni 2017 bahwa dia menarik dari perjanjian Perubahan Iklim Paris yang bersejarah, yang bertujuan untuk mengurangi emisi karbon global.
Survei setengah tahunan NABE dilakukan antara 19 Juli - 2 Agustus berdasarkan pendapat 251 anggota asosiasi.