Maria Elisa Hospita
05 November 2018•Update: 05 November 2018
Esref Musa, Levent Tok and Mohamad Misto
IDLIB, Suriah
Pembunuhan seorang pemimpin suku dalam serangan bersenjata yang diduga dilancarkan oleh kelompok teroris YPG/PKK telah menambah ketegangan di Kota Ar-Raqqah, Suriah.
Setelah terbunuhnya Bashir Faisal al-Huwaidi, anggota suku Sabha menyerukan boikot terhadap YPG/PKK pada Minggu.
Al-Huwaidi -- yang terang-terangan menyuarakan perlawanannya ke kelompok teroris itu -- tewas pada Sabtu di Raqqah.
Banyak suku lainnya juga bergabung dengan Sabha mengecam serangan itu, mengumumkan dukungan mereka untuk boikot sampai pelakunya terungkap.
Teror YPG/PKK di Raqqah
Selama beberapa tahun terakhir, YPG/PKK telah menekan dan meneror penduduk Raqqah.
Mereka merekrut warga sipil secara paksa dan mencegah warga setempat membangun kembali rumah mereka, yang telah hancur akibat serangan udara koalisi besar-besaran tahun lalu.
YPG/PKK, bagaimanapun, tidak menyediakan layanan publik, sementara warga yang dituduh memiliki hubungan dengan oposisi ditangkap dan diperlakukan dengan sewenang-wenang.
Dalam sebuah laporan Jaringan Hak Asasi Manusia Suriah yang diterbitkan Desember lalu disebutkan bahwa sebanyak 2.323 warga sipil tewas di Raqqah selama November 2016 - Oktober 2017.