Rhany Chairunissa Rufinaldo
23 Agustus 2019•Update: 23 Agustus 2019
Benjamin Takpiny
JUBA, Sudan Selatan
Menteri Perminyakan Sudan Selatan Awow Daniel Chuang mengatakan sumur minyak baru telah ditemukan di daerah Adar, Negara Bagian Nil Atas Utara, yang berisi 5,3 juta barel minyak mentah.
"Ini adalah yang pertama dari jenisnya sejak kemerdekaan pada 2011. Sampai sekarang, kami sangat bersemangat tentang hal ini," kata Chuang kepada wartawan di Ibu Kota Juba, Kamis.
Penemuan Dar Petroleum Operating Company itu adalah langkah maju yang signifikan dalam eksplorasi dan produksi minyak mentah di Sudan Selatan yang sedang dalam masa pemulihan dari krisis lima tahun.
Chuang mengatakan sumur itu adalah struktur baru di area konsesi lama, sebuah penemuan tambahan untuk produksi yang sudah ada sekitar 15 kilometer dari ladang minyak Adar dan itu berarti produksi dapat dimulai dalam waktu singkat.
"Ini penemuan sebanyak 37 juta barel dan kami berharap untuk memulihkan sekitar 20 persen dari keseluruhan," ujar dia.
“Ketika kami mengumumkan penemuan baru ini, berarti kita harus bergerak untuk melakukan lebih banyak. Kami akan pindah ke blok lain - B1 dan B2 dan E1 dan E2 - dan semua area lainnya, termasuk area hijau,” tambah Chuang.
Beralih ke masalah pencemaran lingkungan, sang menteri mengatakan pihaknya berencana untuk melakukan audit lingkungan untuk menentukan jumlah kerusakan di daerah penghasil minyak di seluruh negeri.
"Operasi ini akan dilakukan oleh perusahaan internasional untuk memberi kita kelonggaran untuk memperbaiki beberapa kerusakan yang terjadi sebagai akibat dari polusi di area produksi minyak," tutur dia.
Chuang mengakui bahwa ada pencemaran lingkungan ketika pelaku pertanian atau industri minyak melakukan produksi di daerah itu.
“Kami sekarang mempersiapkan upaya untuk memastikan bahwa kami melakukan audit lingkungan untuk mengukur kerusakan lingkungan. Sangat penting untuk melakukan analisis. Itu akan mengungkap sejauh mana persisnya kerusakan di dalam ladang minyak,” ungkap dia.
Chuang menambahkan bahwa operasi minyak perlu dipandu berdasarkan hasil audit.