Muhammad Nazarudin Latief
12 Maret 2021•Update: 12 Maret 2021
Mohammed Dhaysane
MOGADISHU, Somalia
Bendera Somalia akan dikibarkan setengah tiang selama tiga hari berkabung untuk mantan Presiden Ali Mahdi Mohamed, yang meninggal Rabu malam pada usia 86, ujar pengumuman pemerintah.
"Saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga, teman, dan rakyat Somalia atas kematian mantan presiden kami. Dia akan dikenang apa yang dia lakukan untuk negara kami," kata Presiden Mohamed Abdullah Mohamed Mohamed dalam video Kamis.
Ali Mahdi meninggal di ibu kota Kenya Nairobi setelah dirawat di rumah sakit karena Covid-19, ujar media lokal.
Ali Mahdi diangkat menjadi presiden pada 1991 setelah runtuhnya pemerintahan militer Siad Barre.
Dia ditentang oleh mantan Jenderal Mohamed Farah Aidid dan kemudian terpilih kembali selama konferensi rekonsiliasi di Djibouti pada tahun yang sama.
Masa jabatannya diwarnai perang saudara.
Dia menjabat hingga 2000, ketika Somalia memilih Abdiqasim Salad Hassan sebagai penggantinya.