Rhany Chairunissa Rufinaldo
05 Oktober 2020•Update: 05 Oktober 2020
Ruslan Rehimov
BAKU, Azerbaijan
Pasukan Armenia melancarkan serangan rudal di wilayah Khizi dan Absheron, Azerbaijan, pada Minggu.
Hikmet Hajiyev, asisten presiden dan kepala kebijakan luar negeri untuk kepresidenan Azerbaijan, mengatakan di Twitter bahwa pasukan Armenia meluncurkan dua rudal jarak menengah 300 kilometer di wilayah tersebut.
Sebelumnya, Haciyev mengumumkan bahwa Mingachevir, sebuah kota industri di Azerbaijan, juga menjadi sasaran serangan rudal Armenia.
Konflik Nagorno-Karabakh
Bentrokan perbatasan pecah pada 27 September, ketika pasukan Armenia menargetkan pemukiman sipil Azerbaijan dan posisi militer, yang menimbulkan banyak korban.
Hubungan antara kedua negara bekas Soviet itu tegang sejak 1991, ketika militer Armenia menduduki Karabakh Atas, atau wilayah Nagorno-Karabakh, wilayah Azerbaijan yang diakui secara internasional.
Empat Dewan Keamanan PBB dan dua resolusi Majelis Umum PBB serta banyak organisasi internasional menuntut penarikan pasukan pendudukan dari wilayah tersebut.
OSCE Minsk Group - diketuai bersama oleh Prancis, Rusia dan AS - dibentuk pada 1992 untuk menemukan solusi damai bagi konflik tersebut, tetapi tidak berhasil.