Dandy Koswaraputra
20 Oktober 2018•Update: 21 Oktober 2018
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pada Jumat malam bahwa dia "sangat terganggu" oleh kematian jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi.
Ucapannya datang setelah Arab Saudi mengakui Khashoggi terbunuh setelah perkelahian di dalam konsulatnya di Istanbul.
Khashoggi telah hilang sejak awal Oktober setelah memasuki gedung diplomatik.
"Sekretaris Jenderal sangat terganggu dengan konfirmasi kematian Jamal Khashoggi," kata Stephane Dujarric, juru bicara Guterres.
"Dia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan teman-teman Tuan Khashoggi."
Guterres menekankan perlunya investigasi yang cepat, menyeluruh dan transparan tentang keadaan kematian Khashoggi dan pertanggungjawaban penuh bagi mereka yang bertanggung jawab, kata pernyataan itu.
Penyelidikan awal yang dilakukan oleh Kantor Penuntut Umum mengungkapkan bahwa Khashoggi telah "bertengkar dan berkelahi dengan orang-orang yang ditemuinya" di konsulat, yang "mengakibatkan kematiannya", kata Saudi Press Agency yang dikelola negara dalam sebuah pernyataan.
Badan tersebut melaporkan bahwa 18 warga Saudi telah ditangkap terkait dengan kematian Khashoggi dan akan dimintai pertanggungjawaban di pengadilan.
* Betul Yuruk di New York berkontribusi pada artikel ini