Maria Elisa Hospita
22 September 2020•Update: 23 September 2020
Havva Kara Aydin
ANKARA
Presiden Turki mengkritik PBB atas penanganan pandemi Covid-19 yang lambat.
"PBB lagi-lagi gagal. PBB baru mengakui adanya pandemi beberapa minggu kemudian. Kehadiran mereka tidak dirasakan. Mereka tidak mengambil tindakan yang diperlukan untuk memerangi pandemi maupun memenuhi kebutuhan," kata Recep Tayyip Erdogan usai pertemuan Kabinet di Ankara, Senin.
Pada kesempatan itu, Erdogan juga menyinggung perkembangan terbaru di Mediterania Timur.
"Mereka yang mengabaikan Turki, yang memaksakan peta mereka di Mediterania Timur, [sekarang] berangsur-angsur menuju meja perundingan," ujar dia.
Yunani telah menolak eksplorasi energi Turki di Mediterania Timur dan berupaya mengotak-atik wilayah maritim Turki.
Turki - negara dengan garis pantai terpanjang di Mediterania - telah mengirimkan kapal bor untuk mengeksplorasi energi di landas kontinennya, karena Turki dan Republik Turki Siprus Utara memiliki hak di wilayah tersebut.
Untuk mengurangi ketegangan, Turki secara konsisten menyerukan dialog untuk memastikan pembagian yang adil dari sumber daya kawasan.