Muhammad Abdullah Azzam
09 Maret 2021•Update: 10 Maret 2021
Ahmet Gencturk
ANKARA
Turki akan mengambil langkah baru untuk memerangi kekerasan terhadap perempuan dan meningkatkan status sosial dan ekonomi perempuan, kata presiden negara itu pada Senin saat memperingati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret.
"Wanita, yang merupakan separuh dari umat manusia, tidak dapat dan tidak boleh dikecualikan dari politik atau bidang kehidupan lainnya," kata Presiden Recep Tayyip Erdogan pada konferensi yang digelar divisi wanita di partai yang berkuasa di negara itu.
Menekankan perempuan juga merupakan hampir setengah dari 11,5 juta anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) yang berkuasa, Erdogan menekankan pentingnya posisi perempuan dalam partainya.
Erdogan menggarisbawahi tidak ada bentuk kekerasan terhadap perempuan yang dapat ditoleransi, sambil menyoroti komisi baru di parlemen yang dibentuk untuk menangani kekerasan terhadap perempuan.
Dia menekankan bahwa pembangunan keluarga yang lebih kuat sangat terkait dengan wanita,
Dan sosok wanita adalah bagian penting dari kehidupan keluarga dan budaya Turki.
"Kami tidak dapat mencapai tujuan kami untuk menjadi kekuatan global tanpa memperkuat fondasi nasional dan spiritual kami," tukas Erdogan.