Ekip
02 Maret 2019•Update: 03 Maret 2019
Zahid Rafiq
SRINAGAR, Jammu dan Kashmir
Empat personil angkatan bersenjata India tewas dalam baku tembak dengan gerilyawan pada Jumat di utara Kashmir, kata polisi.
"Dua personel polisi, dua personel paramiliter (CRPF) dan seorang warga sipil luka kritis dan kemudian meninggal karena luka-luka," kata polisi dalam sebuah pernyataan.
Warga sipil tewas itu bernama Wasim Ahmad Mir, 21. Dia tewas karena luka tembak di dekat lokasi pertempuran.
Mereka tidak mengkonfirmasi adanya korban dari militan dan mengatakan bahwa baku tembak masih berlangsung.
Jammu dan Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas penduduknya Muslim, dikuasai oleh India dan Pakistan sebagian dan diklaim oleh keduanya secara penuh. Sebagian wilayah Kashmir juga dikuasai China.
Sejak India dan Pakistan berpisah pada tahun 1947, kedua negara telah berperang tiga kali yakni 1948, 1965 dan 1971.
Dua dari perang tersebut terjadi di Kashmir
Selain itu, di gletser Siachen, Kashmir utara, pasukan India dan Pakistan telah berperang sesekali sejak 1984. Gencatan senjata diberlakukan pada tahun 2003.
Beberapa kelompok di Jammu dan Kashmir telah berperang melawan pemerintahan India untuk kemerdekaan, atau untuk penyatuan dengan negara tetangga Pakistan.
Menurut beberapa organisasi hak asasi manusia, ribuan orang dilaporkan tewas dalam konflik di wilayah tersebut sejak 1989.