Elena Teslova
28 Agustus 2018•Update: 28 Agustus 2018
Elena Teslova
MOSKOW
Pemimpin oposisi Rusia Alexey Navalny divonis 30 hari penjara sebagai sanksi melakukan aksi protes Senin.
Sebuah pengadilan lokal di Moskow menjatuhkan hukuman pada pemimpin oposisi ini karena melakukan aksi protes ilegal pada 28 Januari lalu , dimana Navalny mendorong warga Rusia untuk tidak pergi ke tempat pemungutan suara.
Navalny, pendiri yayasan anti-korupsi dan juga ketua partai oposisi Progress Party berencana untuk mengajukan banding.