Meiramgul Kussainova
25 Juni 2021•Update: 28 Juni 2021
Meiramgul Kussainova
NUR SULTAN, Kazakhstan
Perundingan Astana putaran ke-16 tentang perdamaian Suriah akan diadakan pada 7-8 Juli di ibu kota Kazakhstan, Nur-Sultan.
Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Kazakhstan mengatakan delegasi dari negara-negara penjamin - Turki, Iran, dan Rusia - beserta pemerintah Suriah dan kelompok oposisi bersenjata Suriah diperkirakan akan menghadiri pertemuan tingkat tinggi itu.
Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa, Yordania, Lebanon, dan Irak akan berpartisipasi dalam perundingan sebagai pengamat.
Perundingan putaran ke-16 sempat ditunda karena pandemi Covid-19.
Pertemuan tersebut akan berokus pada situasi terkini di Suriah, masalah sosio-ekonomi dan sanitasi-epidemiologis, bantuan kemanusiaan internasional ke Suriah, prospek kerja Komite Konstitusi Suriah di Jenewa, dan langkah-langkah membangun kepercayaan, termasuk pertukaran tahanan, pembebasan sandera, dan pencarian orang hilang.
Selain itu, sebagai bagian dari perundingan Astana, pertemuan Kelompok Kerja untuk Orang yang Ditahan Secara Paksa, yang akan dihadiri negara-negara penjamin, PBB, dan para ahli dari Komite Palang Merah Internasional (ICRC) juga akan digelar.
Suriah telah dilanda perang saudara sejak awal tahun 2011, ketika rezim Bashar al-Assad membubarkan paksa unjuk rasa kelompok prodemokrasi.
Menurut data PBB, sejak itu, ratusan ribu orang tewas dan lebih dari 10 juta lainnya mengungsi.
Turki sejak lama menjadi pemain utama dalam inisiatif perdamaian, termasuk perundingan Astana dan upaya gencatan senjata dengan Rusia.