25 Juli 2017•Update: 25 Juli 2017
Cansu Dikme
SAMSUN, Turki
Setelah berhasil meraih medali perak di Summer Deaflympics, Mehmet Ali Sapmaz kini siap mengincar emas di pertandingan selanjutnya tahun 2021.
“Saya akan memenangkan medali emas di kompetisi selanjutnya,” kata Sapmaz setelah kekalahannya dari Rusia, Sergey Alexeevich Borovikin, dalam pertandingan karate kelas 67 kg.
Menurut atlet tunarungu peraih perak tersebut, karate adalah “filsafat kehidupan”. “Bagi saya karate adalah kedisplinan,” kata dia.
Ini adalah kali kedua Sapmaz menduduki posisi kedua. Sebelumnya, Sapmaz memenangkan medali perak dalam Deaflympics ke-22 dalam kategori individu dan tim, di Sofia, Bulgaria, 2013.
Turki berpartisipasi dalam Deaflympics pertama kali pada 1989 dan telah memenangkan 84 medali, 17 di antaranya adalah medali emas. Sebanyak 33 medali dimenangkan dalam pertandingan Sofia.
Deaflympics pertama diselenggarakan oleh Komite Internasional Olahraga untuk Kaum Tunarungu pada 1924.
Pertandingan terbaru telah berkembang menjadi organisasi olahraga terbesar ketiga di dunia, dimulai sejak Selasa di Samsun, dan diikuti oleh lebih dari 3.000 atlet dari 97 negara partisipan. Deaflympics direncanakan akan berlangsung hingga 30 Juli.