Dunia

Penasihat PM Inggris mundur karena sikap rasis

Andrew Sabisky yang baru ditunjuk untuk Boris Johnson memicu kemarahan seluruh pihak dengan pandangannya tentang ras, wanita - dan Turk

Ekip   | 19.02.2020
Penasihat PM Inggris mundur karena sikap rasis Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. (Tayfun Salcı - Anadolu Agency)

Greater London

Karim El-Bar

LONDON

Seorang penasehat yang baru diangkat untuk Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengundurkan diri minggu ini setelah komentar kontroversialnya tentang ras, wanita dan penuntut kesejahteraan diungkapkan.

Andrew Sabisky awalnya berkerja sesuai dengan kebijakan yang dibuat oleh penasihat utama Johnson, Dominic Cummings.

Pandangan Sabisky menyebabkan kemarahan di seluruh politik Inggris.

Apa yang dia katakan

“Histeria media tentang masa lalu saya di internet semakin menggila, saya ingin membantu [pemerintah], tidak menjadi gangguan. Karenanya, saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai penasihat,” kata Sabisky.

Selama akhir pekan, media lokal telah menemukan tulisan lama yang ditulis oleh Sabisky, yang menggambarkan dirinya sebagai "superforecaster."

Dalam sebuah blog pada 2014, dia menulis: “Ada alasan bagus untuk berpikir perbedaan rasial yang sangat nyata secara mendalam... Alangkah baiknya jika para politisi melakukannya kontrol imigrasi."

Dalam sebuah postingan terpisah, dia menulis bahwa "persentase kulit hitam yang jauh lebih besar daripada kulit putih dengan kisaran IQ 75 atau lebih rendah, di mana itu sangat dekat dengan keterbelakangan mental ringan."

Pada wanita, dia menganjurkan penggunaan kontrasepsi secara paksa: “Salah satu cara untuk mengatasi masalah kehamilan yang tidak direncanakan menciptakan kelas bawah permanen adalah dengan menegakkan kebijakan kontrasepsi menyeluruh jangka panjang sejak awal masa pubertas. Hukum vaksinasi memberikan preseden."

Tentang Turki, dia menulis: “UE sudah memiliki cukup masalah dengan migrasi - seluruh populasi Turki diberikan kebebasan untuk pindah ke negara Eropa mana pun benar-benar tidak terpikirkan. Memberi Turki keanggotaan UE akan sedikit seperti minum sebotol pemutih dalam upaya untuk menyembuhkan radang usus buntu Anda."

Respons pemerintah

Kantor PM Inggris menolak untuk mengutuk atau mengomentari komentar Sabisky, yang menyebabkan kemarahan tersebut.

Ketika didesak oleh media lokal, wakil juru bicara resmi Johnson mengatakan tidak lain dari: "Pandangan perdana menteri dipublikasikan dan didokumentasikan dengan baik."

Anggota Parlemen Konservatif Caroline Nokes, yang mengetuai Komite Perempuan dan Kesetaraan partai yang berkuasa, mengatakan: "Tidak percaya Kantor PM menolak untuk mengomentari Andrew Sabisky. Tidak boleh ada tempat di pemerintahan untuk pandangan yang dia ungkapkan."

“Kehadiran Andrew Sabisky di Kantor PM adalah cerminan yang buruk pada Pemerintah dan tidak ada cara untuk mempertahankannya. Dia harus pergi. 'Weirdos' dan 'misfits' semuanya sangat baik, tapi tolong bisakah mereka tidak melakukan pelanggaran. Saya tidak nyaman dengan tren Kantor PM baru-baru ini, ”tweeted William Wragg, anggota parlemen Konservatif lainnya.

Menteri Bisnis Kwasi Kwarteng, yang juga merupakan salah satu dari 22 anggota parlemen kulit hitam dan minoritas etnis (BME) dari Partai Konservatif, mengatakan Selasa: “Pernyataannya benar-benar tidak dapat diterima. Mereka rasis dan mereka ofensif dan dia telah menanggalkan semua jabatan yang dia miliki ... [pemerintah] harus mencegah rasis masuk ke Kantor PM."

"Benar bahwa Andrew Sabisky tidak lagi bekerja di pemerintahan. Dia seharusnya tidak pernah ditunjuk, ”kata Ian Lavery, ketua Partai Buruh kiri-tengah oposisi utama.

"Boris Johnson mendapat pertanyaan serius untuk dijawab tentang bagaimana penunjukan ini dibuat dan apakah dia setuju dengan pandangannya yang keji."

Pemimpin Partai Nasional Skotlandia Nicola Sturgeon mengatakan: "Ini benar-benar bukan berita baik di mana orang rasis ada di pemerintahan. "


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.