Rhany Chairunissa Rufinaldo
21 November 2018•Update: 21 November 2018
Ayhan Simsek
BERLIN
Alice Weidel, pemimpin partai sayap kanan Jerman, Alternatif untuk Jerman (AfD), ditempatkan dalam penyelidikan resmi atas klaim penerimaan sumbangan ilegal.
Kantor jaksa penuntut umum di kota Konstanz, selatan Jerman, mengumumkan pada Selasa bahwa mereka membuka penyelidikan terhadap Weidel dan tiga anggota AfD lainnya karena kecurigaan awal melanggar UU Partai Politik.
AfD pada minggu lalu membenarkan bahwa daerah pemilihan Weidel menerima sumbangan sekitar EUR132.000 (Rp2,19 miliar) dari perusahaan farmasi di Swiss tahun lalu, tetapi mengklaim bahwa dana itu telah dikembalikan pada awal tahun ini karena dia meragukan legalitasnya.
Undang-undang Jerman tentang pendanaan partai secara ketat melarang sumbangan dari negara-negara yang bukan anggota UE melebihi EUR1000.
Partai sayap kanan AfD yang terkenal dengan gerakan islamofobianya mencetak rekor kemenangan dalam pemilihan federal tahun lalu dan memperoleh kursi di parlemen untuk pertama kalinya.