Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 Februari 2019•Update: 10 Februari 2019
Fatih Hafiz Mehmet
ANKARA
Pelapor khusus PBB pada Kamis mengatakan pembunuhan terhadap jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi di Istanbul direncanakan dan dilakukan oleh para pejabat Saudi.
Agnes Callamard, pelapor khusus PBB untuk eksekusi di luar proses hukum, baru-baru ini mengunjungi Turki bersama tim ahli untuk melakukan penyelidikan internasional mengenai pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi.
"Bukti yang dikumpulkan selama misi saya ke Turki menunjukkan bahwa Khashoggi adalah korban pembunuhan brutal dan terencana, yang direncanakan dan dilakukan oleh pejabat Negara Arab Saudi," kata Callamard seperti dikutip dalam sebuah pernyataan.
Callamard menambahkan bahwa upaya Turki untuk menerapkan penyelidikan yang cepat, efektif, menyeluruh, independen, tidak memihak dan transparan, sesuai dengan hukum internasional,telah secara serius dihalangi dan diganggu oleh Arab Saudi.
Menurut pernyataan itu, pembunuhan Khashoggi melanggar hukum internasional dan aturan inti hubungan internasional, termasuk persyaratan untuk menggunakan misi diplomatik secara sah.
Callamard juga berterima kasih kepada Turki atas dukungan selama kunjungannya ke negara itu untuk penyelidikan internasional atas kejahatan.
Khashoggi, seorang kontributor Washington Post, terbunuh di Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober.
Setelah menghasilkan berbagai penjelasan yang bertentangan, Riyadh mengakui bahwa dia terbunuh di dalam gedung konsulat, menyalahkan tindakan itu pada operasi rendisi yang gagal.
Turki telah mengupayakan ekstradisi orang-orang yang terlibat dalam pembunuhan tersebut serta hasil penyelidikan yang lebih lengkap soal pembunuhan itu dari Riyadh.