Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 November 2018•Update: 29 November 2018
Mohamed al-Samei
SANAA
Kepala Urusan Kemanusiaan PBB Mark Lowcock menyerukan gencatan senjata antara kamp-kamp perang Yaman, terutama di provinsi Al-Hudaydah.
Lowcock menyampaikan seruannya pada konferensi pers setibanya di bandara internasional Sanaa pada Kamis, memulai kunjungan tiga harinya ke negara yang dirundung perang itu.
"Saya datang ke sini untuk meninjau situasi kemanusiaan, yang semakin memburuk sejak kunjungan terakhir saya," katanya.
Pejabat PBB itu terakhir kali mengunjungi Yaman pada Oktober tahun lalu.
"Kami ingin melihat gencatan senjata, terutama di fasilitas penting seperti Pelabuhan Al-Hudaydah yang diperlukan untuk transportasi pasokan bantuan," kata Lowcock.
Selama kunjungannya, Lowcock akan bertemu dengan pejabat Houthi di Sanaa (yang sejak 2015 telah berfungsi sebagai pusat pemerintahan Houthi) dan di Aden (di mana kantor pusat pemerintah Yaman yang diakui secara internasional berada).
Lowcock juga dijadwalkan untuk bertemu dengan para petugas bantuan kemanusiaan dan mengunjungi komunitas yang terkena dampak konflik, termasuk para pengungsi.
Yaman didera kekerasan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sanaa.
Konflik meningkat pada 2015 ketika Arab Saudi dan sekutu Arabnya meluncurkan kampanye udara besar-besaran di Yaman untuk menggulingkan kekuasaan Houthi
Menurut PBB, hingga saat ini, puluhan ribu orang diperkirakan tewas, sementara sekitar 14 juta orang atau setengah dari total populasi negara itu berada dalam risiko kelaparan.