Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
06 Januari 2020•Update: 07 Januari 2020
Serife Cetin
BRUSSELS
NATO akan menggelar sidang dengan agenda Timur Tengah pada Senin untuk membahas perkembangan terakhir setelah pembunuhan Komandan Militer Iran Qasem Soleimani dalam serangan udara Amerika Serikat di Irak.
"Jens Stoltenberg, sekretaris jenderal NATO, menyerukan pertemuan setelah berbicara dengan negara-negara sekutu," kata seorang pejabat NATO kepada Anadolu Agency.
Kematian Soleimani meningkatkan ketegangan antara AS dan Iran secara dramatis, meskipun selama ini hubungan kedua negara sering memanas sejak 2018, ketika Presiden Donald Trump memutuskan untuk menarik Washington secara sepihak dari pakta nuklir 2015.
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, yang menganugerahkan kehormatan kepada Soleimani tahun lalu, bersumpah akan melakukan pembalasan kejam sebagai tanggapan atas pembunuhan sang jenderal.
Soleimani telah lama menjadi komandan Pasukan Quds, sebuah unit di bawah Korps Garda Revolusi Islam.
Pasukan itu ditetapkan Amerika Serikat sebagai kelompok teroris sejak 2007 dan diperkirakan memiliki 20.000 anggota.