Maria Elisa Hospita
13 Maret 2018•Update: 13 Maret 2018
Mohamed Sabry
KAIRO
Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dan Presiden Prancis Emmanuel Macron membahas perkembangan konflik di Suriah dan Libya, kata juru bicara kepresidenan Bassam Radi lewat sebuah pernyataan, Selasa.
Presiden Al-Sisi dihubungi oleh Presiden Macron pada Senin malam untuk membahas sejumlah isu Timur Tengah, termasuk konflik di Suriah dan Libya.
Menurut pernyataan tersebut, kedua pimpinan negara berbagi pandangan mengenai peningkatan perundingan politik untuk mencapai solusi demi mengakhiri konflik di Suriah dan Libya.
Keduanya juga membahas upaya untuk memerangi terorisme dan hubungan bilateral.
Sementara itu, Elysee Palace belum mengeluarkan pernyataan mengenai diskusi tersebut.
Suriah telah didera perang sipil sejak 2011, ketika rezim Bashar al-Assad menyerang aksi protes kelompok pro-demokrasi dengan brutal.
Libya juga dihimpit oleh gejolak sejak 2011, ketika sebuah pemberontakan menumbangkan kekuasaan dan nyawa Presiden Muammar Gaddafi yang memerintah selama lebih dari empat dekade.
Prancis baru-baru ini menjadi salah satu sumber utama persenjataan Mesir setelah Amerika Serikat dan Rusia.
Kairo baru saja membeli dua kapal amfibi kelas Mistral dan sebuah pesawat tempur 24 Rafale dari Prancis.