Muhammad Abdullah Azzam
04 Februari 2021•Update: 04 Februari 2021
Serife Cetin
ANKARA
Menteri luar negeri Turki pada Rabu berbincang dengan sejawatnya dari Inggris melalui telepon, menurut sumber diplomatik.
Menlu Turki Mevlut Cavusoglu dan Menlu Inggris Dominic Raab berbicara tentang isu hubungan bilateral dan masalah Siprus, kata sumber itu.
Pulau Siprus telah terbagi menjadi Republik Turki Siprus Utara (TRNC) di utara dan Siprus Yunani di selatan sejak 1974, ketika kudeta oleh Siprus Yunani untuk aneksasi Yunani atas pulau itu diikuti oleh tindakan kekerasan terhadap pulau itu.
Pulau ini mengalami proses perdamaian dalam beberapa tahun terakhir, termasuk inisiatif 2017 yang gagal di Swiss di bawah naungan negara penjamin Turki, Yunani, dan Inggris. TRNC didirikan pada tahun 1983.
Turki baru-baru ini menekankan bahwa upaya untuk mencari solusi "federal" di Siprus yang terpecah terbukti sia-sia dan setiap pembicaraan di masa depan harus berfokus pada dua negara berdaulat yang terpisah di pulau itu.
Dalam percakapan telepon terpisah, Menlu Turki juga melakukan percakapan telepon dengan sejawatnya dari Mongolia, Batmunkh Battsetseg.
Cavusoglu memberikan selamat kepada Battsetseg atas pengangkatannya baru-baru ini sebagai menteri luar negeri Mongolia.