22 September 2018•Update: 23 September 2018
Ayhan Simsek
BERLIN
Menteri luar negeri Jerman pada Jumat memuji upaya Turki untuk mencegah eskalasi militer dan krisis kemanusiaan besar di provinsi Idlib, Suriah.
"Turki telah memainkan peran yang sangat positif terkait dengan perkembangan di Suriah dan Idlib, dan akhirnya telah mencapai kesepakatan dengan Rusia untuk membentuk zona demiliterisasi," kata Heiko Maas pada konferensi pers di Berlin.
Maas menekankan bahwa upaya ini secara signifikan penting untuk mencegah bencana kemanusiaan di Idlib, benteng oposisi terakhir Suriah.
Juru bicara Kanselir Angela Merkel menyampaikan perkembangan terakhir di Suriah akan menjadi salah satu topik utama dalam agenda kunjungan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ke Berlin pekan depan.
Erdogan dan Presiden Rusia Vladimir Putin sepakat pada Senin, setelah pertemuan di Sochi, untuk mendirikan zona perlucutan senjata di provinsi Idlib, Suriah.
Idlib adalah rumah bagi lebih dari 3 juta warga Suriah. Banyak di antaranya melarikan diri ke kota-kota lain setelah serangan oleh pasukan rezim Assad.
Bulan lalu, rezim Assad mengumumkan rencana meluncurkan serangan militer besar di Idlib, yang dikuasai berbagai kelompok oposisi bersenjata.
Namun, PBB memperingatkan bahwa serangan semacam itu akan mengarah pada "bencana kemanusiaan terburuk di abad ke-21".