Muhammad Abdullah Azzam
19 Mei 2020•Update: 19 Mei 2020
Peter Kenny
JENEWA
Menteri kesehatan Turki pada Senin mengatakan negaranya menjadi salah satu negara yang paling cepat mendeteksi kasus Covid-19 dan mengambil langkah penting dengan memberikan pengobatan pada tahap awal.
"Turki adalah salah satu negara dengan kinerja terbaik dalam hal menangani tingkat kematian dan beban pada sistem kesehatan.”
“Berkat langkah-langkah antispasi yang diambil, Turki dapat menunda kedatangan virus selama tiga bulan dan menggunakan waktu ini untuk menyiapkan rumah sakit dan sistem kesehatan untuk wabah," kata Fahrettin Koca pada pertemuan virtual Majelis Kesehatan Dunia (WHA).
"Turki adalah salah satu di antara sedikit negara yang menyediakan semua layanan kesehatan kepada warganya secara gratis. Kami selalu bersedia untuk bertukar pengetahuan dan pengalaman," kata dia.
Turki mengkonfirmasi total 150.593 kasus virus corona pada Senin. Sebanyak 111.577 di antaranya telah pulih, sementara jumlah kematian mencapai 4.171.
Pertemuan WHA ke-73 yang diadakan selama dua hari ini adalah wadah pengambilan keputusan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan dihadiri oleh delegasi dari 194 negara anggota WHO.
Sebelumnya Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan dalam pidatonya bahwa dirinya akan meluncurkan tinjauan independen terhadap penanganan krisis Covid-19 sesegera mungkin.