Maria Elisa Hospita
25 Februari 2020•Update: 26 Februari 2020
Selma Kasap
ANKARA
Menteri pertahanan Turki menghubungi rekan sejawatnya di Inggris via telepon pada Senin malam untuk membicarakan krisis yang sedang berlangsung di Provinsi Idlib, Suriah Utara.
Menurut Kementerian Pertahanan Turki, Hulusi Akar dan Ben Wallace juga mendiskusikan isu-isu keamanan dan pertahanan.
Idlib ditetapkan sebagai zona de-eskalasi berdasarkan kesepakatan yang dicapai Turki dan Rusia pada 2018.
Namun, rezim Bashar al-Assad dan sekutu-sekutunya terus-menerus melanggar perjanjian itu dengan melancarkan serangan.
Idlib merupakan rumah bagi empat juta warga sipil, termasuk ratusan ribu jiwa yang mengungsi ke Turki akibat serangan tersebut.
Turki telah menyerukan untuk mengakhiri konflik di Idlib, mematuhi gencatan senjata, dan mendesak komunitas internasional untuk bertindak.
*Ditulis oleh Firdevs Bulut