Fatjon Cuka, Furkan Abdula
28 Desember 2017•Update: 28 Desember 2017
Fatjon Cuka, Furkan Abdula
TIRANA, Turki
Masjid Namazgah yang tengah dibangun oleh Turkiye Diyanet Foundation (TDV) dan Direktorat Urusan Agama Turki di ibu kota Albania akan menjadi masjid terbesar di wilayah Balkan.
Masjid ini mulai dibangun pada 2015 dan diperkirakan akan bisa digunakan pada akhir 2018. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ikut hadir dalam upacara peletakan batu pertama masjid tersebut.
Kepada Anadolu Agency, Koordinator Bidang Pelayanan Agama Kedutaan Besar Turki di Tirana Yasin Sengul mengatakan, sebagian besar pembangunan dan empat menara sudah rampung.
Yasin juga mengatakan pembangunan masjid tersebut masih terus berlanjut secara maksimal.
Yasin menguraikan, Masjid Namazgah dibangun di atas lahan seluas 10 hektar dan memiliki kapasitas hingga 10 ribu jamaah jika halaman juga digunakan untuk beribadah.
Menurut Sengul, pada 1950, terdapat sekitar 40 masjid di Tirana. Rezim komunis melarang agama di Albania dan menutup seluruh masjid pada 1967.
Sebagian besar dari masjid yang ditutup hancur, dan sebagian lainnya dijadikan gudang, museum atau pusat budaya.
Kini ada sekitar 18 masjid di Tirana yang memiliki populasi lebih dari 1 juta orang.
Umat muslim di Tirana terpaksa beribadah shalat Jum'at dan Idul Fitri di pusat kota dan jalanan karena jumlah masjid yang tidak mencukupi.
Dari sekitar 3 juta penduduk Albania, lebih dari separuhnya adalah muslim.