Hayati Nupus
03 Oktober 2019•Update: 03 Oktober 2019
Alex Jensen
SEOUL
Korea Utara pada Kamis mengumumkan bahwa uji coba misil yang dilakukan kemarin melibatkan jenis baru rudal balistik yang diluncurkan kapal selam (SLBM).
Kantor berita KCNA yang dikelola Pemerintah Pyongyang mengklaim peluncuran itu sukses “mengantarkan fase baru untuk menahan ancaman pasukan luar.”
“Secara ilmiah dan teknis, uji coba mengkonfirmasi indeks taktis kunci dan teknis atas desain baru misil balistik,” tambah KCNA.
“Ini merupakan uji coba rudal ke-11 Korea Utara 2019 namun uji SLBM pertama sejak 2016, dan negara tertutup dilarang mengembangkan teknologi rudal balistik di bawah pembatasan Dewan Keamanan PBB.
Presiden AS Donald Trump secara terbuka mentolerir uji coba sebelumnya, dengan alasan bahwa itu peluncuran jangka pendek, namun dia belum mengomentari eksperimen Korea Utara dengan SLBM yang berpotensi jauh lebih mengancam.
Para pejabat dari Washington dan Pyongyang akan menggelar negosiasi tingkat kerja atas denuklirisasi Korea Utara pada Sabtu ini