Laura Gamba Fadul, Merve Berker
27 Juni 2026•Update: 27 Juni 2026
Jumlah korban tewas akibat dua gempa besar yang mengguncang Venezuela meningkat menjadi 920 orang, sementara sedikitnya 3.360 orang lainnya mengalami luka-luka, kata Ketua Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez pada Jumat.
Dalam pidato yang disiarkan televisi, Rodriguez mengatakan fenomena "seismic doublet" yang mengguncang pesisir utara Venezuela pada Rabu diikuti gempa-gempa susulan yang kuat dan menyebabkan kerusakan parah di negara bagian La Guaira yang menjadi wilayah terdampak paling berat.
Ia mengatakan sebanyak 383 bangunan mengalami kerusakan berat sehingga mengakibatkan kerusakan luas pada infrastruktur. Sebanyak 3.007 warga terpaksa mengungsi dan kini ditampung di tempat penampungan sementara serta rumah sakit lapangan.
Tim tanggap darurat yang didukung personel pencarian dan penyelamatan internasional terus melanjutkan upaya menemukan korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Rodriguez mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan ke La Guaira karena kemacetan lalu lintas menghambat proses evakuasi korban luka dan memperlambat operasi penyelamatan.
Secara terpisah, Menteri Dalam Negeri Venezuela Diosdado Cabello mengumumkan pembatasan akses menuju La Guaira dengan alasan kepadatan lalu lintas menghambat operasi penyelamatan dan proses evakuasi korban.
"Warga sendiri mengatakan masih banyak orang yang menghambat pergerakan dan, dalam beberapa hal, mengganggu upaya penyelamatan," kata Cabello.
Ia juga menyoroti risiko masalah kesehatan masyarakat karena masih banyak jenazah korban yang tertimbun di bawah reruntuhan.
"Masih ada orang yang hidup di bawah reruntuhan, tetapi sayangnya juga ada korban yang telah meninggal. Hal ini harus segera ditangani," ujarnya seraya menambahkan bahwa setiap orang yang ingin memasuki La Guaira harus lebih dahulu mendaftarkan diri kepada otoritas di Caracas.
Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) sebelumnya melaporkan dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 mengguncang Venezuela dalam selang waktu 39 detik.
Menurut USGS, gempa berkekuatan magnitudo 7,5 berpusat sekitar 23 kilometer di tenggara Kota Yumare, Negara Bagian Yaracuy, sedangkan gempa berkekuatan magnitudo 7,2 berpusat sekitar 24 kilometer di timur laut Kota San Felipe, yang juga berada di Negara Bagian Yaracuy.