Rhany Chairunissa Rufinaldo
16 April 2020•Update: 17 April 2020
Peter Kenny
JENEWA
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu mengatakan dia menyesali keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengentikan pendanaan ke badan kesehatan internasional itu.
Tedros Adhanom Ghebreyesus bereaksi terhadap pengumuman Trump yang mengatakan bahwa dia menahan semua dana untuk WHO sementara dugaan salah kelola pandemi virus korona diselidiki.
"Amerika Serikat telah menjadi teman lama dan dermawan bagi WHO dan kami berharap akan terus seperti itu," ujar Tedros dalam konferensi pers yang diadakan melalui tautan video dari Jenewa.
Trump menuduh WHO bersikap China-sentris, padahal negara itu hanya menyediakan sekitar sepersepuluh dari dana WHO sebesar USD40 juta, lebih kecil dibandingkan dengan bagian AS sebesar USD400- 500 juta.
Tedros mengatakan bahwa dengan dukungan dari warga dan pemerintah Amerika Serikat, WHO bekerja untuk meningkatkan kesehatan banyak orang miskin dan paling rentan di dunia.
"WHO sedang meninjau dampak pada pekerjaan kami dari setiap penarikan dana AS dan akan bekerja dengan mitra kami untuk mengisi setiap kesenjangan keuangan yang kami hadapi untuk memastikan pekerjaan kami berlanjut tanpa gangguan," lanjut dia.
Tedros menambahkan bahwa WHO tidak hanya memerangi virus korona, tetapi juga polio, campak, malaria, Ebola, HIV, TBC, kekurangan gizi, kanker, diabetes, kesehatan mental dan lain sebagainya.
Dia memulai pidatonya dengan mengingatkan bahwa negara-negara dunia bertemu untuk membentuk PBB pada 1945 di akhir Perang Dunia II.
"Salah satu hal pertama yang mereka diskusikan adalah mendirikan sebuah organisasi untuk melindungi dan mempromosikan kesehatan orang-orang di dunia," tambah Tedros.