Maria Elisa Hospita
28 Februari 2018•Update: 01 Maret 2018
Ayhan Simsek
BERLIN
Simpatisan organisasi teror Partai Pekerja Kurdistan (PYD/PKK) melemparkan balon berisi cat ke pintu masuk Kedutaan Besar Turki di Berlin, Jerman, pada Selasa.
"Para penyerang mula-mula menyalakan bom asap, kemudian melemparkan cat kuning, merah dan hijau ke gedung kedutaan," jelas juru bicara polisi Michael Gassen kepada Anadolu Agency.
Saat ini polisi tengah memburu empat terduga yang melarikan diri ke taman terdekat, sesaat setelah serangan tersebut.
Dalam beberapa pekan terakhir, demonstrasi dan kekerasan yang dilancarkan pendukung PYD/PKK semakin marak terjadi di Jerman, yang diyakini sebagai bentuk protes kelompok teror tersebut atas operasi kontrateror Turki di Afrin, barat laut Suriah.
Lebih dari selusin masjid dan asosiasi warga Turki telah dirusak oleh simpatisan kelompok tersebut.
Meskipun keberadaannya di Jerman telah dilarang sejak 1993, namun hingga saat ini, PKK memiliki hampir 14.000 pengikut di Jerman.
PYD/PKK juga didukung oleh kelompok sayap kiri lainnya di Jerman. PYD / PKK merupakan cabang organisasi PKK di Suriah yang telah ditetapkan sebagai teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.
Turki sejak lama mengkritik Jerman karena tidak memberlakukan tindakan serius terhadap PKK, yang menggunakan negara tersebut sebagai platform untuk kegiatan penggalangan dana, perekrutan, dan propaganda mereka.
Diperkirakan ada sebanyak tiga juta warga Turki yang menetap di Jerman, sebagian besarnya merupakan keturunan Turki yang lahir di Jerman, karena kakek-neneknya pindah ke negara tersebut sejak tahun 1960-an.