Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 Desember 2019•Update: 08 Desember 2019
Shuriah Niazi
NEW DELHI
Kebakaran besar melanda pabrik di New Delhi, India, pada Minggu, menewaskan 43 orang dan melukai sejumlah pekerja.
Polisi India mengatakan korban tewas sebagian besar adalah para pekerja yang sedang tidur di dalam gedung, lansir kantor berita lokal Asia News International.
Menurut petugas polisi di lokasi kejadian, belasan pekerja berada di dalam pabrik ketika kebakaran terjadi.
Pabrik itu beroperasi di daerah perumahan di wilayah Sadar Bazar.
Petugas pemadam kebakaran bergegas ke tempat kejadian setelah mendapat laporan pada dini hari.
Korban tewas dikhawatirkan akan bertambah karena sejumlah orang menderita luka serius.
Kepala dinas pemadam kebakaran Delhi Atul Garg mengatakan bahwa pihaknya telah mengevakuasi hampir 50 orang dari lokasi sejauh ini.
“Sangat sulit untuk melakukan operasi penyelamatan karena jalurnya sempit. Brigade pemadam kebakaran dan ambulans tidak dapat memasuki daerah itu karena padat penduduk,” kata Garg kepada Anadolu Agency.
Dia juga mengatakan bahwa pabrik dipenuhi dengan bahan pengemasan. Korban luka dilarikan ke Rumah Sakit Hindu Rao dan Rumah Sakit RML.
Petugas belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut.
Perdana Menteri Narendra Modi menyampaikan ucapan belasungkawa bagi para korban tragedi tersebut.
“Kebakaran di Anaj Mandi Delhi di Rani Jhansi Road sangat mengerikan. Hatiku bersama mereka yang kehilangan orang yang mereka cintai. Semoga yang terluka cepat pulih. Pihak berwenang menyediakan semua kemungkinan bantuan di lokasi tragedi itu,” cuit Modi di media sosial.