Mohamed Walid
08 Mei 2018•Update: 08 Mei 2018
Mohamed Walid
NINEVEH, Irak
Penyerang tak dikenal pada hari Senin menewaskan seorang kandidat parlemen di selatan Mosul, ibu kota regional provinsi utara Nineveh Irak, menurut sumber polisi setempat.
Berbicara kepada Anadolu Agency, Kolonel Polisi Ahmed al-Jabouri mengidentifikasi calon parlemen yang tewas itu bernama Faruk Mohamed Zarzor.
"Para penyerang menerobos masuk ke rumah Zarzor pada pukul 3 pagi waktu setempat di desa Al-Zaka di sub-distrik Qayyarah selatan Mosul," kata al-Jabouri.
Menurut petugas kepolisian, para penyerang menikam kandidat parlemen hingga tewas sebelum melarikan diri dari TKP.
Polisi kini melakukan operasi pencarian ekstensif dengan harapan dapat segera menemukan pelaku penyerangan, kata al-Jabouri.
Pada Senin petang, kelompok teroris Daesh - menggunakan aplikasi pesan instan Telegram - dan mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan Zarzor.
Zarzor telah menjadi kandidat untuk Aliansi Nasional Irak, sebuah koalisi politik yang dipimpin oleh mantan Wakil Presiden Ayad Allawi.
Irak saat ini tengah bersiap untuk menyelenggarakan pemilihan pada Sabtu (12 Mei) di mana lebih dari 7.300 calon akan bersaing untuk mendapat 326 kursi di parlemen.
Jajak pendapat akan menjadi pemilihan pertama negara itu sejak Daesh dikalahkan pada akhir tahun lalu, usai mereka menduduki sebagian besar wilayah Irak utara dan barat pada pertengahan 2014.
Sekitar 24 juta orang - dari sekitar 37 juta penduduk Irak - akan memberikan suara pada pemilihan.