Dunia

Kanada sosialisasikan aplikasi pelacak pasien Covid-19

Perdana Menteri Justin Trudeau menyebut aplikasi COVID Alert itu sebagai langkah "inovatif" dalam perang melawan virus korona

Maria Elisa Hospita   | 01.08.2020
Kanada sosialisasikan aplikasi pelacak pasien Covid-19 Perdana Menteri Justin Trudeau. (Abdulhamid Hoşbaş - Anadolu Agency)

Washington DC

Barry Ellsworth

TRENTON

Kanada meluncurkan aplikasi ponsel pintar yang berfungsi memperingatkan orang ketika mereka berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif mengidap Covid-19.

Perdana Menteri Justin Trudeau menyebut aplikasi COVID Alert sebagai langkah "inovatif" dalam perang melawan virus korona.

"Saya sudah mengunduh aplikasi ini dan saya mendorong Anda untuk melakukan hal yang sama. Meskipun penggunaannya bersifat sukarela, tetapi alangkah baiknya jika semakin banyak orang yang menggunakannya, sehingga semakin mudah dalam pelacakannya," kata Trudeau.

"Faktanya, para pakar kesehatan mengatakan bahwa jika cukup banyak orang yang mendaftar, maka aplikasi ini dapat membantu mencegah wabah Covid-19 di Kanada," kata dia lagi.

Aplikasi ini diperkenalkan pada Jumat di Ontario, provinsi paling padat penduduk di Kanada.

COVID Alert akan tersedia di provinsi dan wilayah lain dalam beberapa hari mendatang.

Ketika seseorang dinyatakan positif terkena Covid-19, petugas kesehatan memberi mereka kode yang dimasukkan ke dalam aplikasi.

Kode itu akan memberi tahu orang lain atau pengguna aplikasi jika mereka melakukan kontak dekat dengan seseorang yang telah dinyatakan positif terpapar Covid-19 dalam 14 hari terakhir. Aplikasi itu kemudian akan memberi tahu mereka tindakan apa yang harus diambil.

Kontak dekat yang dimaksud adalah ketika pengguna aplikasi berada dalam jarak kurang dari dua meter dari pasien Covid-19 selama setidaknya 15 menit.

Namun, aplikasi itu tidak akan mengumpulkan data lokasi, nama, alamat, kontak telepon, atau data kesehatan apa pun.


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın