Oliver Towfigh Nia
24 Juli 2026•Update: 24 Juli 2026
Kanselir Jerman Friedrich Merz mengecam keras serangan kelompok Houthi Yaman terhadap kapal-kapal Saudi di Laut Merah.
Ia menilai serangan tersebut mengancam kebebasan pelayaran dan berpotensi semakin memperburuk stabilitas kawasan.
"Dengan tegas pemerintah Jerman mengutuk serangan Houthi terhadap kapal-kapal Saudi di Laut Merah. Serangan-serangan ini harus segera dihentikan. Segala bentuk blokade laut tidak dapat diterima," kata Merz dalam sebuah pernyataan pada Kamis.
"Serangan-serangan yang ceroboh ini membahayakan kebebasan navigasi dan mengancam semakin merusak stabilitas kawasan. Kami berdiri bersama Arab Saudi dan para mitra kami di kawasan," tambahnya.
Kelompok Houthi Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka menyatakan telah menargetkan dua kapal tanker minyak milik Arab Saudi menggunakan drone dan rudal karena dianggap melanggar blokade maritim yang telah mereka tetapkan.
Serangan itu memicu kekhawatiran bahwa gangguan pelayaran yang sebelumnya memengaruhi Selat Hormuz dapat meluas ke Laut Merah dan Selat Bab al-Mandab, yang merupakan jalur strategis bagi pengiriman minyak mentah dan bahan bakar dunia.