ANKARA
Istanbul Photo Awards adalah kontes fotografi paling penting dan bergengsi dalam beberapa tahun terakhir karena mengikutsertakan banyak juri yang memiliki pengalaman di bidang jurnalisme foto, kata jurnalis foto Yunani Konstantinos Tsakalidis, pemenang Photo of the Year tahun ini.
Sementara dunia menghadapi virus mematikan, krisis iklim, perang, konflik dan bencana, namun jurnalis foto terus mengambil tanggung jawab mereka secara serius untuk mencerminkan dunia nyata dengan foto-foto yang luar biasa.
Meski periode ini sangat sulit, kontes Penghargaan Foto Istanbul Anadolu Agency telah membuktikan kekuatan foto ketika mencoba memahami tentang dunia nyata.
Saat para pemenang diumumkan di semua kategori, Tsakalidis, yang juga bekerja untuk Bloomberg, berbagi cerita di balik foto pemenang penghargaan "Woman from Evia" dan mengungkapkan perasaannya setelah dianggap layak menerima penghargaan.
Memperhatikan bahwa foto itu diambil di desa Gouves di Pulau Evia Yunani pada 8 Agustus 2021, Tsakalidis mengatakan dia meninggalkan titik pengamatan di mana dia bisa melihat api bersama rekan-rekan lainnya dan mendekati desa meskipun kebakaran di daerah itu membesar.
“Saya pikir jika api benar-benar mendekati rumah-rumah, ini akan menjadi gambar yang paling jelas menggambarkan bencana dan konsekuensi dari krisis iklim yang kita alami dalam beberapa tahun terakhir,” tutur dia.
Di sana, dia menemukan wanita dalam gambar yang berteriak ke arah rumahnya saat suaminya masih di halaman belakang, menceritakan kepadanya tentang “semua kerja keras yang telah mereka lakukan di rumah mereka” dan “kurangnya intervensi pemerintah untuk memadamkan api.”
“Saat dia mengatakan ini kepada saya, api menelan hutan pinus di belakang rumah. Saat itulah saya mengambil gambar,” ujar dia, menggambarkan momen itu sebagai “peristiwa sangat intens dan mengharukan.”
Dia menceritakan kesulitan yang dia alami selama waktu itu, sebari mencatat, "Ini adalah pertama kalinya saya meliput, sebagai jurnalis foto, api dengan skala seperti itu, dan saya dapat mengatakan bahwa saya sedikit takut menunjukkan situasi ini."
“Dalam cerita Evia ini, saya hanya mengikuti insting saya,” ungkap dia, menambahkan “Saya pikir Anda membutuhkan keberanian dan karakter yang kuat untuk mengikuti cerita.”
Tentang apa arti "Wanita dari Evia" baginya, Tsakalidis mencatat, "Saya pikir gambar ini menggambarkan dengan cara terbaik keputusasaan dan kesedihan penduduk lokal Pulau Evia tentang perusakan lingkungan alam serta kelalaian keadaan dalam memadamkan api pada awalnya.”
Dunia yang lebih adil
Sementara itu, dia menyinggung tanggung jawab jurnalis foto dan kekuatan pekerjaan mereka, menegaskan bahwa dia tidak percaya bahwa hanya satu foto yang bisa mengubah seluruh dunia.
“Mungkin kita bisa membuat dunia dan bagaimana politisi berperilaku terhadap rakyat dengan cara yang lebih adil,” kata Tsakalidis.
Menyebutkan bahwa jurnalis foto memiliki “tanggung jawab terbesar” ketika mendemonstrasikan realitas kepada orang-orang, dia mengatakan, “Kami harus sangat percaya diri dan menyadari informasi yang kami kirimkan baik peristiwa dan teks kami mengikuti gambar.”
“Saya pikir yang paling penting adalah kita harus membantu memberantas informasi yang salah sekarang lebih dari sebelumnya,” ujar dia, merujuk pada bagaimana perkembangan teknologi telah mempengaruhi dunia saat ini.
Namun, Tsakalidis juga mengatakan beberapa detail positif tentang perkembangan foto jurnalistik.
“Perkembangan teknologi dalam peralatan fotografi memiliki efek yang sangat positif pada reportase dengan meningkatkan kualitas gambar, fleksibilitas dalam transmisi file dan mengurangi ukuran dan berat peralatan.”
“Lebih mudah dan lebih sehat bagi tubuh manusia untuk membawa semua barang,” tambah Tsakalidis.
Kehormatan besar
Menceritakan tentang bagaimana dia pertama kali mendengar bahwa dia diberikan penghargaan Photo of the Year dalam kontes, dia menyebut, "Merupakan kehormatan besar bagi saya bahwa foto saya telah diakui."
“Istanbul Photo Awards adalah salah satu kontes paling penting dan bergengsi dalam beberapa tahun terakhir di industri fotografi terutama karena anggota juri dan bukan hanya hadiah,” tekan dia.
“Dalam kontes ini, kami memiliki banyak anggota juri yang memiliki pengalaman di bidang foto jurnalistik sebagai fotografer dan editor.”
Tsakalidis juga memberikan beberapa rekomendasi penting untuk jurnalis foto baru dan mereka yang ingin menjadi jurnalis foto.
“Untuk memotret gambar yang kuat, Anda harus berada di sana selama insiden itu. Mungkin kemudian Anda bisa menembak sesuatu yang penting. Anda tidak pernah tahu," tambah dia.
Tentang perbedaan antara menjadi pekerja lepas dan bekerja penuh waktu untuk sebuah perusahaan, dia menekankan bahwa itu tidak selalu mudah baginya saat menjadi pekerja lepas, karena dia tidak memiliki “gaji konstan setiap bulan.”
Namun, dia juga menggarisbawahi perlunya perusahaan terkenal untuk bekerja sama dalam situasi seperti perang Rusia di Ukraina, dan dia mengatakan “sangat sulit untuk mengikuti cerita ini sebagai pekerja lepas. Anda membutuhkan dukungan yang sangat besar baik untuk keselamatan Anda maupun untuk mengelola anggaran.”
Informasi terkait juri 2022 dan foto pemenang penghargaan dapat diakses melalui website www.istanbulphotoawards.com.
news_share_descriptionsubscription_contact
