Rhany Chairunissa Rufinaldo
20 Agustus 2018•Update: 21 Agustus 2018
Ibrahim Saleh
BAGHDAD
Otoritas pengadilan Irak telah menghukum mati 14 orang karena terlibat dalam pembunuhan massal ratusan kadet angkatan udara Irak oleh militan Daesh di kota Tikrit.
"Pengadilan Irak menghukum 14 terdakwa utama dalam pembantaian Speicher," Moen al-Kazemi, kepala komite untuk pembantaian itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Minggu.
"Persidangan para terdakwa dilakukan di bawah UU anti-terorisme Irak," katanya.
Dia mengatakan masih ada kemungkinan banding atas putusan tersebut.
"Keluarga para korban telah menyerukan untuk mempercepat pelaksanaan putusan sedini mungkin," katanya.
Pada Juni 2014, setelah menguasai sebagian besar wilayah utara dan barat Irak, teroris Daesh dilaporkan membunuh lebih dari 1.700 taruna dan personel di akademi militer Speicher Saladin.
Dalam rekaman video yang konon menunjukkan pembantaian itu, militan terlihat menembaki korban dari jarak dekat sebelum membuang mayat mereka ke Sungai Tigris dan ke kuburan massal.
Pada 2016, pemerintah Irak mengumumkan telah menemukan lebih dari 1.000 jenazah korban pembantaian di sejumlah kuburan pertama yang ditemukan di Tikrit.