Nicky Aulia Widadio
08 Februari 2021•Update: 08 Februari 2021
JAKARTA
Indonesia memulai vaksinasi terhadap tenaga kesehatan lanjut usia, pada Senin, setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin darurat (emergency use authorization) vaksin CoronaVac untuk lansia.
Mereka akan disuntik dosis kedua vaksin dalam selang 28 hari setelah penyuntikan pertama, sesuai rekomendasi BPOM.
Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan sebanyak 11.600 tenaga kesehatan lansia menjadi target vaksinasi.
Sebanyak 15 dokter yang berusia di atas 60 tahun telah disuntik dosis pertama vaksin produksi Sinovac ini di Rumah Sakit Umum Pusat Dr Cipto Mangunkusumo, Jakarta sebagai penanda dimulainya program vaksinasi bagi tenaga kesehatan lansia.
“Kami berharap dengan pelaksanaan vaksinasi ini 11 ribu tenaga kesehatan yang berusia lanjut bisa kebal dan bisa kita beri perlindungan,” kata Nadia melalui keterangan pers, Senin.
Vaksinasi diharapkan bisa menurunkan angka mortalitas dan morbiditas yang tinggi pada lansia, terutama di kalangan tenaga kesehatan sebagai kelompok rentan.
Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat sebanyak 47,3 persen dari 31 ribu kasus kematian merupakan pasien berusia di atas 60 tahun.
BPOM sebelumnya menerbitkan izin darurat penggunaan CoronaVac setelah mengevaluasi data uji klinis fase kedua di China dan fase ketiga di Brazil untuk kelompok usia di atas 60 tahun.
Hasil uji klinis di China yang melibatkan 400 orang lansia menunjukkan bahwa Coronavac yang diberi dengan dua dosis dalam jarak 28 hari menunjukkan imunogenesitas mencapai 97,96 persen.
Sedangkan uji klinis fase ketiga di Brazil yang melibatkan 600 lansia menunjukkan hasil yang aman dan tidak ada efek samping serius derajat ketiga.
Efek samping yang dilaporkan oleh Brazil sejauh ini masih dalam kategori ringan seperti nyeri, mual, demam, bengkak, sakit kepala, dan kemerahan pada kulit.
BPOM merekomendasikan agar vaksinasi terhadap lansia di atas 70 tahun harus melalui tahap screening dengan mempertimbangkan penyakit penyerta yang dimiliki.
Indonesia sendiri telah memulai program vaksinasi untuk tenaga kesehatan berusia 18-59 tahun sejak 13 Januari 2021.