İqbal Musyaffa
12 Maret 2019•Update: 13 Maret 2019
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Kementerian Perdagangan mengatakan akan terus berupaya membuka pasar-pasar tujuan ekspor untuk meningkatkan perdagangan dan daya saing global.
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan pada 2018 telah membuka pasar-pasar baru dan mengevaluasi perwakilan perdagangan di luar negeri.
Pemerintah akan menutup kantor perwakilan perdagangan di Lyon, Prancis, dan Kopenhagen, Denmark.
Sebaliknya pemerintah akan membuka kantor perwakilan perdagangan baru di Shanghai, China, dan Hanoi, Vietnam.
“Kami telah mereorientasi tugas para pejabat perwakilan perdagangan di luar negeri agar bertindak bukan hanya sebagai agen pemerintah, tetapi juga berperan sebagai agen bisnis atau agen pemasaran,” ujar Menteri Enggartiasto di Jakarta, Selasa.
Menteri Enggartiasto juga mengatakan para pejabat perwakilan juga akan ditugaskan di Turki dan Pakistan.
Dia juga akan mereposisi pejabat perwakilan di India untuk meningkatkan akses pasar.
Dia menguraikan perluasan akses pasar telah dilakukan dengan dilaksanakannya misi dagang ke India, Pakistan, Selandia Baru, Taiwan, Bangladesh, Tunisia, Maroko, Arab Saudi, Aljazair, Spanyol, Swiss, China, dan Amerika Serikat.
“Misi dagang ini sekaligus menjadi strategi memperkuat neraca perdagangan. Pada 2018 sukses mencatatkan transaksi USD14,79 miliar atau setara Rp207,06 triliun,” urai dia.
Menteri Enggartiasto menambahkan total ekspor Indonesia pada 2018 mencapai USD 180,06 miliar atau meningkat 6,65 persen dari tahun sebelumnya.