Muhammad Abdullah Azzam
04 Januari 2019•Update: 05 Januari 2019
Muhammet Kurşun
TEHRAN
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Behram Qasimi mengatakan sebanyak 1.879 warga Amerika Serikat mendatangi Iran dalam kurun waktu 9 bulan sejak bulan Maret 2018.
Qasimi mengatakan kepada kantor berita resmi Iran IRNA, sejak Maret 2018 hingga sekarang 1.879 warga AS mendatangi Iran untuk berpariwisata, sekedar berkunjungan ataupun menghadiri forum ilmiah.
Qasimi mengungkapkan, 536 warga AS mendatangi Iran untuk tujuan pariwisata, 511 orang untuk kunjungan biasa, dan lainnya untuk menghadiri pameran dan forum ilmiah di Iran.
Sementara antara Maret 2017-2018, jumlah warga AS yang datang ke Iran tercatat sebanyak 2.325 orang.
Sedangkan antara tahun 2016-2017 sebanyak 6.372 orang Amerika telah mengunjungi Iran.
Sejak Mei tahun lalu, Ketegangan antara Washington dan Teheran meningkat, ketika Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik negaranya dari perjanjian nuklir 2015.
Pada Agustus, AS memberlakukan kembali sanksi babak pertama yang terutama menargetkan sektor perbankan Iran.
Sanksi fase kedua - menargetkan sektor energi Iran - mulai berlaku pada 5 November, meskipun Washington memberikan penangguhan hukuman 180 hari untuk delapan pembeli minyak Iran terbesar, termasuk Turki.