İqbal Musyaffa
02 September 2019•Update: 03 September 2019
JAKARTA
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada bulan Juli mencapai 1.483.792 kunjungan.
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan jumlah tersebut meningkat 2,04 persen dari jumlah kunjungan pada Juni yang sebanyak 1.454.141 kunjungan.
Akan tetapi, jumlah kunjungan turis asing pada Juli berkurang 4,1 persen bila dibandingkan dengan jumlah turis asing pada Juli 2018 yang mencapai 1.547.231 kunjungan.
“Sebagian besar turis asing datang ke Indonesia melalui jalur udara,” jelas dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.
Suhariyanto menjabarkan jumlah turis asing yang datang melalui jalur udara sebesar 66 persen dengan jumlah 977,4 ribu kunjungan.
Sebagian besar wisman datang melalui jalur udara pada bulan Juli mendarat di bandara I Gusti Ngurah Rai Bali dengan jumlah 604 ribu kunjungan, meningkat 9,96 persen dari bulan sebelumnya.
Kemudian, wisman yang mendarat di bandara Soekarno Hatta berjumlah 268 ribu atau meningkat 39,92 persen dari bulan sebelumnya.
Suhariyanto menambahkan selain melalui jalur udara, sebanyak 21 persen wisatawan asing dengan jumlah 316,7 ribu kunjungan datang melalui jalur laut dan sebagian besarnya berlabuh di Batam dengan jumlah 148 ribu orang.
“Sementara itu, 13 persen lainnya atau sekitar 1897,7 ribu orang masuk ke Indonesia melalui jalur darat,” jelas Suhariyanto.
Dia berharap jumlah kunjungan turis mancanegara ke Indonesia pada bulan-bulan berikutnya semakin banyak karena sektor pariwisata menjadi salah satu adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus penghasil devisa.