Dunia

Hakeem al-Araibi tiba di Australia setelah bebas

Para pendukung dan teman Araibi berkumpul di Bandara Melbourne untuk menyambut kedatangan pengungsi Bahrain yang kini telah menjadi warga negara Australia

Pizaro Gozali İdrus   | 12.02.2019
Hakeem al-Araibi tiba di Australia setelah bebas Pengungsi Bahrain yang juga pemain sepakbola Hakeem al-Araibi (kedua kiri) berbicara kepada media ditemani oleh Craig Foster (kiri) mantan kapten dan komentator sepakbola Australia ketika dia tiba di Bandara Melbourne pada 12 Februari 2019 di Melbourne, Australia. (Recep Şakar - Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Pizaro Gozali

JAKARTA 

Pemain sepakbola asal Bahrain Hakeem al-Araibi tiba di Melbourne pada Selasa setelah dibebaskan pengadilan Thailand, lansir ABC.

Araibi, yang bermain untuk klub semi-profesional Pascoe Vale Football Club Melbourne, dibebaskan pada Senin malam setelah menghabiskan lebih dari dua bulan di tahanan.

Para pendukung dan teman Araibi berkumpul di Bandara Melbourne untuk menyambut kedatangan pengungsi Bahrain yang kini telah menjadi warga negara Australia itu.

"Saya hanya ingin berterima kasih kepada Australia, sungguh menakjubkan melihat semua orang di sini, semua warga Australia, media yang telah mendukung saya," kata al-Araibi.

Araibi juga bertemu dengan mantan kapten tim nasional Australia Craig Foster, yang mempelopori kampanye pembebasannya.

"Ini adalah lelaki itu. Mungkin lelaki muda paling terkenal di Australia saat ini, seorang lelaki muda pemberani, seorang pembela hak asasi manusia ... kami sangat bangga karena semua warga Australia telah berjuang begitu keras untuk membawanya pulang," kata Foster.

Pengadilan Thailand pada Senin resmi membebaskan pemain sepak bola Hakeem al-Araibi setelah Bahrain membatalkan permintaan ekstradisi.

Pernyataan tersebut diumumkan langsung jaksa penuntut umum menyusul gelombang protes dunia atas kekhawatiran terhadap nasib al-Araibi.

Jaksa penuntut umum Settha Thianpilakul menarik permintaan jaksa sebelumnya soal ekstradisi pemain sepak bola Bahrain berusia 25 tahun itu.

Tak lama kemudian pengadilan menyetujui permintaan penarikan tuntutan dan memerintahkan penjara Bangkok untuk membebaskan Araibi.

"Kami telah diberitahu bahwa Bahrain ingin menarik permintaan (ekstradisi) ... jika mereka tidak menginginkannya, kami tidak punya alasan untuk menahannya di sini," ujar Direktur jenderal Departemen Urusan Internasional Chatchom Akapin.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın