Umar İdris
09 September 2019•Update: 10 September 2019
JAKARTA
Kedutaan besar Filipina di Teheran memberikan bantuan kepada 12 warga Filipina yang masih berada di Iran, setelah kapalnya ditangkap di Teluk Persia pada Sabtu, demikian pernyataan Departemen Luar Negeri Filipina, Minggu.
"Kedutaan mencari kabar terbaru tentang kondisi para pelaut dan siap memberikan bantuan jika dibutuhkan," tambah pernyataan otoritas Filipina, seperti dikutip dari kantor berita Filipina.
Mengutip informasi awal dari Kedutaan Besar, Kementerian Luar Negeri Filipina mengatakan bahwa kapal penarik yang diawaki oleh awak Filipina di Teluk Persia disita karena diduga menyelundupkan minyak pada 7 September.
Duta Besar Filipina untuk Iran Wilfredo Santos melaporkan bahwa otoritas Penjaga Pantai Teluk Persia saat ini sedang melakukan investigasi terhadap anggota kru.
"Setelah ini ditetapkan, masalah tersebut akan dirujuk ke pengadilan setempat," katanya.
Juli lalu, sebuah kapal tanker berbendera Britania Raya, tempat anggota awak kapal asal Filipina berada di atas kapal, ditangkap oleh otoritas Iran ketika transit di Selat Hormuz karena diduga melakukan pelanggaran terhadap "hukum dan peraturan maritim internasional."
Reporter meminta Kementerian Luar Negeri Filipina untuk memberikan informasi terbaru, tetapi kantor berita Filipina belum mendapatkan detail lebih lanjut.