Maria Elisa Hospita
13 Maret 2019•Update: 13 Maret 2019
Ahmet Salih Alacacı
ADDIS ABABA, Ethiopia
Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Selasa mengatakan negaranya ingin menjalin kerja sama dengan Ethiopia dalam bidang pertahanan dan keamanan.
Macron pun memulai kunjungannya ke Ethiopia selama dua hari untuk memenuhi undangan dari Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed.
"Kami mengapresiasi peran Ethiopia di Tanduk Afrika," ujar Macron selama konferensi pers gabungan, sekaligus menambahkan bahwa Ethiopia berperan besar dalam memerangi terorisme dan mewujudkan perdamaian regional.
Menurut Macron, Prancis akan memperkuat kerja sama militernya dengan Ethiopia, dengan mengerahkan personel militernya ke Ethiopia untuk melatih Angkatan Bersenjata Ethiopia, khususnya angkatan udara.
Keduanya memimpin penandatanganan empat kesepakatan antara kedua negara terkait masalah kebudayaan, serta kerja sama pertahanan, dan investasi.
Selama kunjungannya ke Paris Oktober lalu, Abiy meminta dukungan dari Macron untuk memugar Gereja Lalibela Rock Hewn di Ethiopia Utara.
Abiy mengatakan kesepakatan tersebut termasuk dukungan finansial dan teknis untuk merestorasi gereja-gereja yang berdiri sejak abad ke-12.
"Babak baru telah dimulai dalam hubungan ekonomi antara kedua negara," jelas Macron, merujuk pada hibah sebesar EUR85 juta untuk investasi dan EUR15 juta untuk mendukung upaya reformasi yang sedang berlangsung di wilayah itu.