Muhammad Abdullah Azzam
13 Agustus 2020•Update: 13 Agustus 2020
Tevfik Durul
ATHENA
Mantan menteri pertahanan Yunani mengatakan Athena kemungkinan akan tetap sendirian di tengah ketegangan di Mediterania Timur setelah Turki mengumumkan akan melanjutkan kegiatan energi dengan kapal seismiknya.
Dalam sebuah wawancara dengan Mega TV, Evangelos Apostolakis mengungkapkan perkembangan terbaru di kawasan itu "sangat serius dan kritis."
Dia menggarisbawahi tekanan dari Uni Eropa (UE) dan Amerika Serikat (AS) yang lemah, tidak ada negara yang ingin memutuskan hubungan atau terlibat dalam pertempuran dengan Turki dengan Yunani.
Apostolakis mengatakan Ankara akan tetap di kawasan itu sampai tuntutannya dipenuhi.
Dia menambahkan bahwa konflik yang potensial tidak akan berjalan sesuai dengan kepentingan Athena atau Ankara.
Keputusan Turki mengumumkan eksplorasi baru di Mediterania Timur pada Senin menimbulkan kekhawatiran di Yunani karena Athena menanggapi dengan menempatkan angkatan lautnya dalam siaga.
Kapal survei seismik Turki, MTA Oruc Reis, bersama dengan kapal Ataman dan Cengiz Han, akan melanjutkan aktivitas seismik di Mediterania Timur hingga 23 Agustus.